mgid.com, 713808, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Tidak ada hujan, tidak ada angin orang ini mengancam wartawan mau di tumbuk di 2 Mai jakarta.

Jakarta, jakartakona.id.

Tidak ada gelap, tidak petir, tidak ada hujan, tahu-tahu orang ngomel seperti orang kemasukan, Serang, Banten, Senin (28/04).

Orang yang lagi viral dan di tiktok, medsos dan WhatsApp Group, bahwa wartawan akan di ulek-ulek bibirnya di depan gedung DPRRI dan Monas Jakarta.

Ia anggap wartawan tidak berpihak pada mereka, tetapi berpihak pada pengusaha dan pemerintah.

Orang ini sebut saja Nisen, ngakunya dari Banten, ia datang kejakarta menemui wartawan akan di tumbuk kepalanya.

“Awas lu wartawan, tunggu saya di jakarta, ya saya tumbuk kamu,” ujarnya sambil ngancam dan tujuk-tujuk dengan anak jari.

Menurut dia, Banten itu masih genting, jangan di anggap Banten sukses?.

Emang sukses di mana, setahu saya Banten masih di bawah rata-rata 0,1% pertumbuhan.

“Siapa bilang Banten pertumbuhannya naik 10%, kata siapa, wartawan itu jangan seenaknya buat berita tidak akurat”, katanya Nisen.

Menurutnya Juenaidi wartawan senior, ia tak perlu mengancam wartawan dong.

“Kalau mau di salahiin adalah pihak Pemdanya, jangan wartawan tergantung pada narasumber yang bicara”, tuturnya.

Kata dia, saya tidak setujuh, jika wartawan di peralat untuk kepentingan kalian.

“Saya kutuk keras, tangkap orang ini, sudah menyebarkan isu tidak baik”, ujarnya.

(Hen / feri)

Berita Lainnya  Kematian cucu Saniman, Motip pembunuhan itu belum terungkap, karena polisi masih cari barang bukti.
Array
Related posts