Jakarta, jakartakoma.id.
Diduga ada Matan KPK Ferli Bahuri (FB) mencoba melempar bola pada sidang, bahwa FB seolah mencari pehatian banyak orang, di Jakarta, kamis (15/05).
Namun pihaknya, ia tak terpancing atas dugaan suap antara Harun Masiku dengan Hasto.
Saat ia menjabat sekretaris PDIP sudah menjabat ketua KPK, kemungkin itu ia lebih tahu tentang Harun Masiku di KPU.
Setidaknya FB cukup tahu, seharus beban berat itu adanya di FB, pada Harum Masiku menjadi pengurus PDIP.
“Saya harap, yang lebih tahu itu kata Rossa KPK, setidaknya FB sudah mengantongi informasi tentang suap pada KPU RI”, ujarnya Juru bicara KPK.
Menurut ia, bahwa zaman itu menjabat Ketua KPK FB, setidaknya informasi sudah tahu banyak.
Menurut Kesaksian penyidik KPK Rossa Purbo Bekti terkait peran eks Ketua KPK Firli Bahuri dinilai membuka kotak pandora kasus dugaan korupsi Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.
Eks penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap memandang keterangan dari Rossa itu sangatlah penting lantaran termasuk dalam salah satu saksi kunci.
Ia menilai kesaksian Rossa dalam persidangan pada Jumat (9/5) kemarin juga dapat membuka kotak pandora dalam kasus suap dan perintangan penyidikan tersebut.
Menurut Yudi, publik akhirnya juga. Masyarakat menilai, bahwa FB yang tumpuan kasus suap itu adalah FB.
“Jika ditangkap dan penambahan tahanan Matan KPK FB ia diduga juga membiarkan itu kabur”, tuturnya Ruhiyat, SH, pengunjung di sidang tipikor.
(Hen / feri)

